Fit

Mefenamic acid: Manfaat, dosis, cara konsumsi dan efek samping

Berikut ini Hops.ID akan membahas soal manfaat, dosis cara konsumsi hingga efek samping dari mefenamic acid alias asam mefenamat. Seperti apa selengkapnya? Simak artikel berikut ini.

Rasa nyeri dan sakit bisa menyerang siapa saja, dan kapan saja. Tentunya, jika rasa sakit atau nyeri itu datang, obat menjadi jawaban paling mujarab untuk menghilangkannya dan membuat kita nyaman lagi. Salah satu obat yang kerap digunakan dalam mengatasi berbagai rasa sakit dan nyeri adalah mefenamic acid alias asam mefenamat.

Mefenamic acid atau asam mefenamat adalah obat yang bermanfaat untuk mengobati rasa sakit ringan hingga sedang. Obat ini masuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid, dan bisa meredakan nyeri seperti sakit kepala, sakit gigi hingga nyeri akibat menstruasi dan serangan asam urat.

Dosis dan aturan pakai

Untuk mengonsumsi asam mefenamat, tergantung dari kondisi yang dialami seseorang dan juga usianya. Sebagai informasi, obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 7 hari.

Melansir laman Alodokter, Jumat 21 Mei 2021, jika untuk mengatasi rasa nyeri, maka bagi orang dewasa (18 tahun ke atas) dosisnya adalah 500 mg untuk dosis pertama, dan selanjutnya 250 mg tiap 6 jam selama 7 hari, sesuai kebutuhan. Sementara itu, untuk anak-anak 14 tahun ke atas, dosisnya ditentukan oleh dokter.

Ilustrasi obat. Foto: Christine Sandu di Unsplash
Ilustrasi obat. Foto: Christine Sandu di Unsplash

Kemudian, untuk tujuan mengobati nyeri haid, maka dosisnya untuk dewasa adalah 500 mg untuk dosis pertama, dilanjutkan dengan 250 mg setiap 6 jam selama 2 sampai 3 hari, sesuai kebutuhan. Lalu untuk anak-anak 14 tahun ke atas, dosisnya ditentukan oleh dokter.

Asam mefenamat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak di bawah usia 14 tahun. Dosis tersebut bisa berubah, tergantung pada kondisi seseorang, tingkat keparahan sakit dan respons tubuh terhadap obat.

Cara mengonsumsi mefenamic acid

Untuk mengonsumsi mefenamic acid alias asam mefenamat ini, harus sesuai dengan anjuran dokter. Jangan lupa juga untuk membaca instruksi pemakaian yang terdapat pada kemasan. Sebaiknya, sebelum mengonsumsi obat ini harus makan terlebih dahulu untuk mencegah efek samping.

Menukil Hellosehat, biasanya asam mefenamat diminum 4 kali sehari dengan segelas air mineral (8 ons atau 240 mililiter) atau sesuai arahan dokter. Setelah meminum obat ini, dianjurkan jangan berbaring setidaknya selama 10 menit.

Dan, jika terjadi gangguan pada perut, minum obat ini dengan makanan atau susu. Jangan mengonsumsi mefenamic acid bersamaan dengan antacid kecuali dengan arahan dokter.

Apoteker mengambil obat. Foto: National Cancer Institute di Unsplash
Apoteker mengambil obat. Foto: National Cancer Institute di Unsplash

Kalau kamu mengonsumsi obat mefenamic acid sebagai ‘kebutuhan’ dasar (bukan setiap hari), harap diingat bahwa obat ini bekerja dengan baik ketika dikonsumsi saat tanda pertama rasa nyeri terjadi. Jika kamu menunggu hingga tanda-tanda memburuk, maka kemungkinan obatnya tidak akan bekerja dengan baik.

Kalau obat ini kamu gunakan saat ingin meredakan rasa nyeri karena menstruasi, langsung ambil dosis pertama ketika datang rasa sakit, atau setelah datang menstruasi. Biasanya, kamu hanya perlu konsumsi selama 2 atau 3 hari saat datang bulan.

Efek samping

Jika tidak digunakan sesuai aturan atau anjuran, maka mefenamic acid alias asam mefenamat bisa menimbulkan beberapa efek samping, seperti berikut ini:

  • Sariawan
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Sakit maag
  • Sembelit
  • Diare
  • Gangguan pencernaan
  • Kembung
  • Ruam pada kulit
  • Kulit terasa gatal
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Kelelahan dan mengantuk
  • Hilang nafsu makan
  • Ingusan
  • Pandangan kabur
  • Degung di telinga
  • Berkeringat
  • Gugup

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close