Fit

Pengertian Omeprazole, dosis, efek samping hingga fungsi

Bagi seseorang yang akrab dengan dunia medis mungkin tak bakal asing dengan sebuah jenis obat bernama Omeprazole. Berikut ulasan lengkap soal pengertian Omeprazole, dosis, efek samping hingga fungsi.

Pengertian Omeprazole

Omeprazole adalah sebuah jenis obat yang berfungsi untuk mengatasi gangguan lambung, seperti penyakit asam lambung, tukak usus, hingga reflux esofagitis. Kandungan yang terdapat dalam obat ini memiliki kemampuan untuk mengurangi produksi asam di dalam lambung.

Fungsi Omeprazole

Ilustrasi obat
Ilustrasi obat. Photo by Dmitry Bayer on Unsplash

Omeprazole bermanfaat untuk meringankan gejala sakit maag dan heartburn yang ditimbulkan oleh penyakit asam lambung atau tukak lambung.

Obat ini juga bisa membantu penyembuhan kerusakan pada jaringan yang terdapat di lambung dan kerongkongan.

Dosis dan Aturan Pakai Omeprazole

Sebagaimana penggunaan obat lainnya, dosis penggunaan obat berbeda-beda, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penggunanya.

Berikut merupakan dosis omeprazole untuk menangani beberapa kondisi pada orang dewasa:

  • Penyakit asam lambung (GERD)
    Dosis: 20-40 mg per hari.
  • Tukak lambung
    Dosis: 20-40 mg per hari, selama 4 sampai 8 minggu.
  • Sindrom Zollinger-Ellison
    Dosis: 60-360 mg per hari, dibagi menjadi 3 kali pemberian (setiap 8 jam).
  • Ulkus duodenum
    Dosis: 20 mg per hari, selama 4-8 minggu.
  • Infeksi Helicobacter pylori
    Dosis: 20 mg, 2 kali sehari, selama 10 hari.
  • Esofagitis erosif
    Dosis: 20 mg per hari, selama 4-8 minggu.

Untuk keterangan lebih lanjut terkait dosis untuk anak-anak dan penderita gangguan organ hati bisa meminta resep dari dokter.

Efek Samping dari obat jenis Omeprazole

Ilustrasi obat pil. Foto: Time.com
Ilustrasi obat pil. Foto: Time.com

Omeprazole bisa menimbulkan berbagai efek samping, di antaranya nyeri perut hingga sakit kepala. Apabila kamu merasakan demikian usia mengonsumsi obat tersebut segeralah periksakan diri ke Rumah Sakit terdekat, terutama bila efek samping tidak mereda meski penggunaan obat sudah dihentikan. Selain itu ada pula efek samping lain, di antaranya:

  • Bertambah parahnya gejala pada penderita lupus.
  • Rendahnya kadar kalium dalam darah, yang menimbulkan gejala berupa kram otot, detak jantung yang tidak normal (lambat, cepat, atau tidak beraturan), dan kejang.
  • Gangguan pencernaan, seperti diare yang berkelanjutan serta adanya darah atau lendir pada tinja.
  • Kekurangan vitamin B12, yang menyebabkan keluhan lemas, sariawan, mati rasa, dan kesemutan pada tangan atau kaki.
  • Reaksi alergi obat, seperti munculnya ruam, pusing, hingga sesak napas.

Cara menggunakan dengan tepat

Omeprazole diminum sehari sekali pada pagi hari. Obat ini tidak menyebabkan sakit perut, sehingga dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Dokter menganjurkan untuk meminum obat ini sebanyak2 kali sehari, pada pagi dan sore.

Bila lupa untuk mengosumsinya, segera konsumsi dosis yang terlupakan begitu ingat. Jangan mengonsumsi obat jika sudah dekat dengan waktu dosis berikutnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close